Hari esok masih bersifat ghaib karena kita sebagai manusia tidak mempunyai kemampuan untuk melihat hari esok. Kita hanya bisa merencanakan tentang hari esok, melakukan hal yang akan kita lakukan namun itu semua belum tentu terjadi keesokan harinya. Maka dari itu kita harus lebih fokus dengan hari ini karena hari ini sedang kita jalani. Ibarat jal tol, kita masih melintas di kilometer empat puluh lima dan fokus dengan jalanan di depan, bukan memikirkan tentang hutan belantara yang belum kita lewati. Apalagi sampai berpikir tidak - tidak. Itu hanyalah pemikiran yang merugi karena saking fokusnya dengan pemikiran tentang hutan belantara, kita jadi lalai dengan kondisi jalan tol di kilometer yang kita lewati, itu dapat menyebabkan kecelakaan.
Maka dari itu, kita harus lebih fokus dengan hari ini karena bila kita dapat menjalani hari ini dengan baik, insyallah akan ada motivasi dari dalam diri agar hari esok jauh lebih baik. Orang yang selalu fokus dengan apa yang sedang ia kerjakan dan lakukan akan memperoleh hasil yang lebih baik daripada orang yang mengerjakan hal tersebut secara asal - asalan dan malas - malasan.
Hari esok tidak terlihat, tidak tercium, tidak berwarna dan tidak pula indah ataupun buruk. Karena hari esok belum tentu hadir, belum tentu esok masih ada. Lantas, kenapa kita masih memikirkan hari esok? Bukankah di paragraf sebelumnya saya sudah menyinggung agar kita tak terlalu menyibukkan diri dan pikiran untuk memikirkan suatu hal yang belum hadir.
Bilamana esok tidak hadir ataupun tidak sesuai dengan harapan, apa yang akan kita lakukan? Mungkin kita akan kecewa atau bahkan tak ada waktu untuk merasa kecewa karena napas telah berhenti.
Jika Anda terus berkhayal tentang hari esok dan fokus pada hari esok, maka hari ini Anda tak mendapat kebaikan apapun. Baik kebaikan rohani dan jasmani. Hanya akan merusak kinerja otak dan tubuh. Jangan sampai Anda terperdaya oleh bujuk rayu pendidikan syaitan. Karena syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kemiskinan kepadamu dan menyuruh kamu berbuat keji (kikir), sedangkan Allah menjanjikan ampunan dan karunia-Nya kepadamu. (Al-Baqarah : 268)
Tinggalkan hari esok sampai ia datang menjemput Anda. Fokuslah pada hari ini. Jangan sampai napas kita terhenti percuma dan kita tidak melakukan ibadah apapun.
By : Virazidnyta