Kamis, 17 Oktober 2019

SHALIH DAN CERDAS

Kecerdasan majemuk yang harus dikembangkan pada diri anak di sekolah dan di rumah diantaranya adalah kecerdasan spiritual keagamaan. Kecerdasan ini merupakan basic dari semua jenis kecerdasan yang harus dimiliki para pemimpin masa depan. Agama yang menjadi pembimbing sukses hidup di dunia maupun pasca kehidupan dunia yang fana.

Kecerdasan emosional membuat anak menjadi stabil dan tenang menghadapi realitas dan dinamika kehidupan. Ramah, emphati, peduli terhadap situasi dan kondissi di seekitarnya. Kecerdasan adversitas dilatihkan dengan cara memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menyelesaikan kesulitan, masalah, tantangan mencapai target yang tinggi dll. Kesulitan yang menghadangnya membuat dia makin matang, makin dewasa, semakin bijak mengambil keputusan. Dengan berbagai macam latihan dan pembelajaran tersebut membuat peserta didik akan menjadi tangguh dan memiliki survival untuk menjawab realitas kehidupan.

Kecerdasan finansial dan kecerdasan kreativitas dikembangkan dengan berbagai pembelajaran strategi meningkatkan nilai tambah suatu barang atau jasa. Terus tumbuh dan berkembang, menjadi lebih baik dan terbaik. Berinovasi merupakan jalan keluar untuk mengembangkan diri dan organisasi. Mengembangkan ide, membuat terobosan, dan memberi solusi.
Kecerdasan komunikasi dan kecerdasan sosial dikembangkan dengan pembelajaran mengembangkan interaksi interpersonal. Mengkomunikasikan ide atau prakarsa terhadap suatu hal. Membangun jaringan dan berkolaborasi untuk menghadirkan sukses bersama. Kepribadiannya menjadi daya magnit yang menawan dalam mengembangkan komunikasi sosial.

Kecerdasan aksi dikembangkan melalui pembelajaran tranformasi ide, gagasan, prakarsa, pemikiran menjadi aktivitas riil yang dapat menghadirkan kemaslahatan baik bagi diri maupun sesama. Sedang kecerdasan intelektual dilatih melalui pembelajaran bagaimana membaca, mengelola, dan mengalisa data sehingga dengan menghasilkan kemaslahatan bagi diri dan sesamanya.
9 macam kecerdasan tersebut jika dikembangkan deengan optimal akan semakin memperkuat kecerdasan spitual keagamaan. Bahwa semua yang ada di alam semesta ini diciptakan oleh Allah tidak sia-sia. Robbanaa maa kholaqta hadza bathila subhanaka faqinaa adzabannar.

Itulah substansi pendidikan yang haqiqi, mengantarkan para pebelajar pada kesadaran akan esistensi diri dan penghambaannya kepada Allah. Semakin cerdas akan semakin shalih, semakin tawadhu' dan zuhud. Profit dan kekayaannya dijadikan kendaraan untuk menemui Robb-nya.
Wallahu'alam


By : Ustad Toto Sunarsono Atho'illah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hari Lingkungan Hidup Nasional 2021

Hari Lingkungan Hidup Nasional Dalam memperingati hari lingkungan hidup nasional, kita bisa mengajarkan beberapa hal ini kepada anak-anak se...